About the Tes Kecerdasan Budaya Cattell
Raymond B. Cattell (seorang psikolog yang dilatih di Inggris yang beremigrasi ke AS dan menghabiskan sebagian besar kariernya di Universitas Illinois) adalah seorang teoretikus kecerdasan yang berpendapat. Ia percaya bahwa sebagian besar tes IQ pada tahun 1930-an dan 1940-an tidak adil bagi subjek dari latar belakang budaya atau linguistik yang berbeda dari pengembang tes. Ia berusaha pada akhir 1940-an untuk membangun tes yang seadil mungkin secara budaya.
Pendekatan Cattell menggunakan empat jenis item: penyelesaian seri (melanjutkan pola visual), klasifikasi (memilih gambar yang tidak sesuai), matriks (penyelesaian grid 3x3, mirip dengan Raven), dan kondisi (item multi-aturan yang lebih kompleks). Semua item menggunakan figur geometris abstrak daripada objek atau kata yang dapat dikenali. Tes ini memiliki tiga tingkat kesulitan (Skala 1 untuk usia 4-8 tahun, Skala 2 untuk usia 8-13 tahun dan orang dewasa rata-rata, Skala 3 untuk remaja dan orang dewasa dengan kemampuan tinggi).
CFIT menjadi banyak digunakan dalam penelitian lintas budaya sejak tahun 1950-an dan tetap digunakan secara komersial hingga hari ini melalui IPAT (yang didirikan oleh Cattell). Tes ini tidak sepenuhnya adil secara budaya (tidak ada tes yang demikian), tetapi lebih meminimalkan beban budaya dibandingkan tes verbal seperti Stanford-Binet atau WAIS Verbal. Penelitian kecerdasan lintas budaya modern biasanya menggunakan Matriks Raven dan CFIT sebagai instrumen non-verbal standar.
The 4 subtests
Source
All test materials and historical content on this page are transcribed from:
Tes Kecerdasan Budaya Cattell (CFIT) tetap dilindungi hak cipta (IPAT, Institute for Personality and Ability Testing). Kami mendokumentasikan sejarah dan signifikansinya; item-item yang sebenarnya tidak berada dalam domain publik.
Want a modern IQ score?
The Tes Kecerdasan Budaya Cattell is a historical artifact. For a contemporary IQ score using modern norms, take our modern full IQ test.
Take the Modern IQ Test