About the Bender Visual-Motor Gestalt Test
Lauretta Bender (1897-1987) adalah Psikiater Senior di Rumah Sakit Bellevue di New York dan salah satu psikiater anak Amerika yang paling berpengaruh di abad ke-20. Pada tahun 1938, ia menerbitkan A Visual Motor Gestalt Test and Its Clinical Use, memperkenalkan instrumen klinis singkat berdasarkan figura geometris yang dipelajari oleh psikolog gestalt Max Wertheimer.
Tes ini dilakukan dengan sangat sederhana: penguji menunjukkan sembilan kartu cetak kepada subjek, satu per satu, masing-masing menunjukkan figura geometris (garis yang berpotongan, deretan titik, garis bergelombang, dll.). Subjek menyalin setiap figura ke atas selembar kertas kosong. Seluruh pelaksanaan memakan waktu sekitar 10 menit. Penilaian menilai distorsi, rotasi, perseverasi, fragmentasi, dan kesalahan lainnya yang dapat menunjukkan disfungsi otak organik, ketidakmatangan perkembangan, atau kondisi neurokognitif spesifik.
Bender Gestalt menjadi sangat populer dalam praktik klinis dari tahun 1940-an hingga 1970-an. Tes ini digunakan dalam skrining neurologis, penilaian disabilitas intelektual, identifikasi disabilitas belajar, evaluasi kesiapan sekolah, dan banyak konteks lainnya. Perkiraan penggunaan puncaknya menunjukkan bahwa Bender adalah salah satu tes psikologis yang paling banyak dilakukan dalam praktik klinis selama dekade pascaperang. Revisi Bender-Gestalt II 2003 (Pearson) masih digunakan secara aktif dalam praktik klinis.
The 1 subtests
Source
All test materials and historical content on this page are transcribed from:
Bender Gestalt dan Bender-2 (2003) tetap di bawah hak cipta PsychCorp (sekarang Pearson). Kami mendokumentasikan sejarah dan signifikansi tes ini.
Want a modern IQ score?
The Bender Visual-Motor Gestalt Test is a historical artifact. For a contemporary IQ score using modern norms, take our modern full IQ test.
Take the Modern IQ Test