About the Tes Kecakapan Diferensial (DAT)
Pada akhir 1940-an, sekolah menengah di AS menghadapi tantangan bimbingan vokasional yang semakin meningkat. Ekonomi pasca-perang dengan cepat beragam, dan konselor membutuhkan alat untuk membantu siswa mengidentifikasi karier yang sesuai dengan kekuatan kognitif spesifik mereka. Tes IQ dengan skor tunggal seperti Stanford-Binet tidak memberikan profil multi-kecakapan yang dibutuhkan.
George Bennett (Psychological Corporation), Harold Seashore (putra Carl Seashore yang membangun tes kecakapan musik), dan Alexander Wesman mengembangkan Tes Kecakapan Diferensial (DAT) untuk mengisi kekosongan ini. DAT 1947 memiliki delapan subtes: Penalaran Verbal, Kemampuan Numerik, Penalaran Abstrak, Kecepatan dan Akurasi Clerical, Penalaran Mekanis, Hubungan Ruang, Ejaan, dan Penggunaan Bahasa. Masing-masing dapat dilaksanakan secara independen atau sebagai baterai lengkap.
DAT menjadi baterai bimbingan vokasional yang paling banyak digunakan di AS dari akhir 1940-an hingga 1970-an. Ini sangat berharga karena komposit Penalaran Verbal + Kemampuan Numerik secara empiris sama prediktifnya terhadap keberhasilan kuliah seperti SAT, sementara subtes Penalaran Mekanis dan Hubungan Ruang menambahkan informasi relevan secara vokasional yang tidak disediakan oleh SAT. DAT mengalami revisi pada tahun 1963, 1972, 1980, 1990, dan 2007 (DAT-5, saat ini). Ini tetap digunakan melalui Pearson Assessment, meskipun telah sebagian digantikan oleh Inventaris Penilaian Karier modern dan instrumen lainnya.
The 8 subtests
Source
All test materials and historical content on this page are transcribed from:
Item-item DAT tetap di bawah hak cipta Pearson Assessment. Kami mendokumentasikan sejarah dan signifikansi baterai ini.
Want a modern IQ score?
The Tes Kecakapan Diferensial (DAT) is a historical artifact. For a contemporary IQ score using modern norms, take our modern full IQ test.
Take the Modern IQ Test